Media Tanam Hidroponik: Kerikil


Kerikil merupakan batuan kecil dengan diameter beragam dan bentuknya tidak beraturan. Ukuran kerikil yang disarankan sekitar diameter 0,7-0,8 cm. Kemampuan kerikil memegang air termasuk kategori medium. Semakin besar ukuran kerikil tentu kemampuannya memegang air semakin sedikit. Karena ukuran kerikil yang kecil lebih mampu menciptakan rongga kecil celah persembunyian nutrisi dan oksigen. Namun, bila saluran pembuangan berukuran kecil, disarankan menggunakan kerikil agak besar agar tidak menyumbat. Ukuran kerikil nantinya dapat mempengaruhi frekuensi penyiraman karena ukuran kerikil besar yang porus melewatkan air dengan lancar, sehingga lebih membutuhkan penyiraman lebih banyak dibandingkan kerikil kecil.
Kemampuan kerikil menunjang penanaman beragam jenis tanaman mulai yang berakar dangkal hingga berakar cukup dalam menjadi salah satu kelebihan selain memberikan efek aerasi leluasa bagi akar. Media pun cocok digunakan di dalam green house maupun di lingkungan oudoor.
Kekurangan penggunaan kerikir sebagai media tanam adalah jika digunakan berulang dan tidak dibongkar, pada skala komersial, sisa-sisa akar yang tidak tercabut saat panen akan merapatkan barisan antar kerikil sehingga meningkatkan kelembaban media. Belum lagi bila jalinan akar antarkerikil menyumbat saluran. Sedangkan untuk pehobi yang hanya menanam 1-2 pot dengan media kerikil disarankan untuk membongkarnya ketika mengganti tanaman baru.
Adapun media tanam lainnya yang memiliki daya simpan air nutrisi bagi tanaman dengan baik adalah coco grow, yakni campuran coco peat dan arang sekam. Wujud coco grow sebagai berikut:



Sumber Informasi:
-https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiESPNOofAvvgJGdQZaHLVFEqEyx6tz-L3aYnDOFcL0zqTxUc77qDq6W5fGM3yy1c3a5vZpp2sK4dZK_KGtyFc-y0yB81QrUdgYTRjnAkRMJVsGHsRjKmOYBAJ3ekupfTag_KHKqbHZ3eIW/s1600/kerikil.png
www.hidroponikshop.com
- My Trubus

DAPATKAN PANDUAN MELARUTKAN NUTRISI HIDROPONIK GRATIS, DISINI: